Tampilkan postingan dengan label blog kontes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blog kontes. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Oktober 2013

Dukung PLN bersih untuk Indonesia yang lebih baik

Dukung PLN Bersih untuk Indonesia yang Lebih Baik


dukung PLN Bersih untuk Indonesia yang Lebih Baik
Masyarakat Indonesia yang terus berubah menjadi lebih baik kini terus membersihkan hal-hal yang tidak patas ada pada dirinya. terutama jika mengingat ternyata Masyarakat Indonesia lebih banyak menganut adat timur yang penuh dengan aspek sosial yang baik dan perilaku jujur serta hidup yang penuh rasa kekeluargaan.

Seiring dengan canggihnya zaman, dan terus meningkatnya kebutuhan hidup, masyarakat semakin membutuhkan peralatan dan perangkat hidup yang serba instan. Untuk kebutuhan sehari-hari di rumah ataupun untuk keperluan pribadi yang diinginkannya. Oleh karenanya listrik menjadi kebutuhan primer yang tak bisa lepas dari kehidupan manusia. bahkan, bisa dikatakan bahwa manusia menjadi "mati gaya" tanpa adanya listrik di sekitarnya.

Tingginya kebutuhan listrik, menjadi salah satu sebab banyaknya rupiah yang harus di kelola pihak perusahaan listrik Negara (PLN).Dan manusia sebagai pembuat dan pengelola sistem tentunya akan berhadapan dengan banyak hal yang berhubungan dengan PLN. Untuk menjadikan PLN lebih baik, pemimpin dan pengelola ingin menjadikan PLN Bersih yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Banyak hal dilakukan dalam rangka PLN Bersih, mulai dari bekerjasama dengan TII yang anti korupsi dan mempromosikan transparansi dan akuntabilitas kepada lembaga-lembaga negara hingga berdialog dengan para blogger agar mendapatkan dukungan dan hasil terbaik dalam PLN Bersih.

Kenaikan TDL listrik diharapkan bisa menjadi salah satu solusi PLN bersih dengan tidak merugikan masyarakat dilakukan. Memfasilitasi masyarakat dengan keluahan mereka di website PLN agar pungli tidak menjadi solusi atas masalah mereka. Memudahkan pekerjaan karyawan dan lebih mengawasi mereka agar bebas korupsi dan meningkatkan kinerja.

Untuk mendukung PLN Bersih banyak hal bisa dilakukan, diantaranya:
* Mengevaluasi kembali niat dan tujuan para karyawan supaya kinerja bisa meningkat dan karyawan mendukung PLN Bersih untuk Indonesia yang Lebih Baik.
* Mengawasi karyawan dengan pertemuan yang diadakan secara berkala.
* Pengelolaan keuangan yang transparan diantara pengelola bisa menghindarkan karyawan dari korupsi.
* Meningkatkan semangat kinerja karyawan dengan kegiatan religi.

Menjalankan empat pilar PLN Bersih dengan menyeluruh tanpa mengenal tingkat jabatan karyawan agar bisa mencapai tujuan PLN bersih yang anti korupsi. Semoga tulisan di blog ini bisa bermanfaat untuk menggapai cita-cita PLN yang bebas korupsi.

Dukung PLN Bersih untuk Indonesia yang Lebih Baik
Bunda Zia

Baca selengkapnya » 0 komentar

Jumat, 24 Mei 2013

Aroma dalam Ingatan

Aroma dalam Ingatan


Hobiku untuk berjalan-jalan di tanah lapang memang hobi yang agak sulit pada zaman ini. Namun selalu kuusahakan agar kubisa membujuk Ayah Zia untuk meluangkan waktunya mengajakku jalan-jalan out door. Kemana saja, yang penting tempat yang ada tanah lapangnya, tempat yang ada rumputnya, yang ada tempat duduk untuk berdua atau lesehan bersama keluarga.

Berbagai usaha dengan segala alasan kuutarakan, Zia pengen jalan-jalan, Ayah sudah lama tak refreshing, atau bawaan bayi ^_^ semua itu agar aku bisa melihat langit biru di atas rumput luas berwarna hijau, walau terkadang terhalang pepohonan. Hingga suatu weekend, Ayah mengajak pergi ke Bogor. Lapangan itu tak bisa membendung rasa bahagiaku yang terlalu besar, dan tentu saja rasa penasaran Zia yang meluap-luap.

Zia berlari ke sana kemari, dengan senang bermain dan mencari. Entah apa yang dicarinya. Mungkin kupu-kupu yang sudah tersapu asap polusi zaman modern. Ku ikuti dengan sedikit agak mengejarnya agar tidak terlalu jauh dari tempat kami duduk. Hingga akhirnya ada perasaan itu di hatiku. Ya, aku mencium aroma itu, aroma yang tak bisa ku lupa. Entah karena nikmatnya atau karena ingatanku yang selalu terbang berkelana saat kucium aroma itu. Aroma dalam Ingatan.

aroma dalam ingatan

Tak jauh, kulihat seorang bapak sedang memegang alat pemotong rumput. Sambil duduk mengusap peluh, ia menyeruput air putih di botol air kemasan yang sudah tidak jernih lagi. Sang Bapak memang telah selesai memotong rumput, namun aroma rumput basah yang baru dipotong itu baru saja datang dan merasuk dalam memoriku yang paling dalam. Membawaku ke kampung halaman yang menyisakan kenangan tak terlupakan.

Pagi itu, ibu dan uaku mengajakku ke sawah untuk ngarambet atau membersihkan sawah dari rumput yang mengganggu. Ku duduk di bawah pohon menunggu mereka dan bek
al makanan yang sudah mereka siapkan untuk makan siang nanti. Sambil memperhatikan, aku menghirup aroma rumput yang baru saja dipotong. Baunya lucu, itu pikirku. Bermain sambil bernyanyi dengan beberapa batang ilalang cukup menghiburku saat itu.

Dan tak kusadari, ada seorang wanita mendekatiku. Wanita dengan blouse, rambut terurai acak-acakan dan golok di tangannya. Kaget dengan kehadirannya, ku menangis dan menjerit sejadi-jadinya. Ketakutan. Dan saat itu ibuku jauh dari pandangan mataku. Hingga akhirnya, Ua yang mendengar jerit tangisku berlari dan mengusir orang gila dengan celurit di tangannya. Ya, wanita itu adalah orang gila. Satu-satunya orang gila di kampungku. Tak tahu bagaimana dan apa yang dipikirkannya hingga dia akan membunuhku. Menggorok leherku.

Karena tangisku yang tak juga usai, ibu menemaniku pulang sebelum pekerjaannya selesai. Meninggalkan Ua yang akhirnya harus bekerja sendirian.

Aroma dalam ingatan yang tak bisa kuhilangkan begitu saja. Aroma nikmat yang juga sedikit menakutkan. Kenangan masa kecil yang seringkali membuatku tertawa. Dan membuat ibu meledekku. Aroma rumput segar yang basah karena baru dipotong. Mengajakku berkelana bersama tulisan ini. Dan tetap saja, hobi untuk jalan-jalan di tengah lapang adalah hal yang menyenangkan.

Tulisan ini diikutsertakan pada Giveaway Cerita di Balik Aroma yang diadakan oleh Kakaakin.

Aroma dalam ingatan
Bunda Zia

Baca selengkapnya » 5 komentar

Kamis, 09 Mei 2013

Peran Wanita di Era Digital

Peran Wanita di Era Digital


RA Kartini, siapa yang tidak mengenal sosok pejuang itu. Pejuang wanita yang membela kaumnya agar mendapat pendidikan yang layak di zaman penjajahan Belanda. Seorang pahlawan yang berjuang dari dalam rumahnya. Terus berusaha agar para wanita mendapat hak mereka untuk belajar. Untuk bisa melihat dunia lebih luas, agar setiap wanita dapat melakukan tugasnya dengan baik sebagai pendidik putra-putri dalam keluarganya di tengah ketatnya budaya yang tidak membebaskan wanita untuk berekspresi.

Perjuangan yang tidak sia-sia dan tidak percuma. Kini, perjuangan dan usaha RA Kartini telah membuahkan hasil yang manis bagi seluruh wanita Indonesia. Dari yang semula wanita tidak dibebaskan untuk menuntut ilmu sama dengan pria, kini bahkan wanita bisa mengecap pendidikan yang sama, bahkan lebih dari para pria. Perjuangan yang hebat. Dan inilah peran wanita di era digital.

Di era modern yang serba digital ini, wanita dituntut untuk bisa melakukan semua hal. Diwajibkan untuk mengetahui segala hal. Untuk pendidikan putra-putri yang sedang belajar di zamannya. Segala pengetahuan harus didapatkan, berbagai fasilitas mulai dipergunakan dan dipelajari. Akses internet melalui laptop, tablet, PC, ponsel, dan smartphone dilirik. Kini, ibu-ibu bukan hanya wanita yang sibuk dengan dapur, sumur, dan kasur. Namun tambahan internetpun mulai disandangnya.

Berbagai pekerjaan, di dalam dan luar rumah, pelajaran anak di sekolah, dan segala hal yang menyesakkan hati ingin ditumpahkan. Namun, kemanakah semua itu akan ditumpahkan? Suara terkadang tidaklah lagi didengar, tingkah banyak tak dilihat. Saat itu wanita mulai menumpahkan isi hatinya dengan menulis, sehingga tulisan itu bisa dibaca dan memberi inspirasi kepada kaum wanita pada khususnya. Ketika menulis hal yang positif, tentu respon positif juga yang akan didapat. Namun saat hal-hal negatif diumbar, yang ada hanya hal negatif tak berguna yang ada.

Berawal dari hobi para wanita yang hobi curhat dan menulis, Makpon Mira Sahid akhirnya mendirikan Kumpulan Emak-Emak Blogger. Yang dengannya, seluruh anggotanya bisa saling membagi pengalaman, memberi inspirasi, dan membagi informasi. Hingga sampailah Kumpulan Emak-Emak Blogger pada usianya yang pertama. Tasyakuran intern Makmin sudah dilakukan. Tapi, rasanya ada yang kurang jika tidak semua orang bisa merasakan kehadiran Kumpulan Emak-Emak Blogger yang sangat hebat itu.
Peran wanita di era digital
Pembukaan Acara Srikandi Blogger Acer 2013


Kalau bukan wanita, siapa lagi yang akan menghargai peran seorang wanita.
Dalam kurun waktu dua bulan, ya, hanya dua bulan saja. Para Makmin menyiapkan acara Srikandi Blogger yang diikuti oleh sekitar 150 peserta. Yang menyusut menjadi 50 peserta, dan tinggal 10 peserta yang bisa naik panggung kehormatan. Cita-cita Kartini masa kini yang ingin dihargai dan diakui dunia dengan perannya dalam era digital didukung banyak pihak. Acer, Rinso, Wardah, dan berbagai pihak lainnya berjalan lancar dan memuaskan pada 28 Aprill 2013 di Gedung Kemendikbud, Jakarta.

Dari wanita, oleh wanita, dan untuk wanita.
Keinginan untuk menjadi Srikandi yang dicita-citakan oleh Makpon, memberinya inspirasi dan kekuatan untuk melaksanakan acara ini. Kekompakan dan kerja keras para MakPan sangat berarti di acara hebat ini. Wanita memang ada, saat mereka dipercaya dan diberi kesempatan. Menunjukkan bahwa dirinyalah yang terbaik dan selalu berusaha menjadi yang terbaik di mata anak-anak, keluarga, dan di mata dunia.

Dengan akses internet dan gadget yang dimiliki, dari rumah pun para wanita bisa menjelajah dunia. Bahkan hal itu dilakukan saat mereka mengasuh putra-putrinya. Hal yang mustahil dilakukan para pria. Dan berikut nama 10 finalis Srikandi Blogger:
1. Anazkia
2. Diadjeng Laraswati
3. Dina Begum
4. Eka Putri
5. Myra Anastasia
6. Nchie Hanie
7. Oktaviani Nurhasanah
8. Winda Krisnadefa
9. Alaika Abdullah
10. Shinta Ries

Gelar Srikandi Blogger 2013 diraih oleh Alaika Abdullah, seorang finalis asal Aceh yang berdomisili di Bandung. Wanita kharismatik dan bijaksana. Selain itu, Srikandi favorit diraih oleh Anazkia, Srikandi Persahabatan diraih oleh Myra Anastasia, Inspiring Blogger didapatkan oleh seorang editor dan penulis hebat Haya Aliya Zaki, dan Lifetime Achievement Blogger diraih oleh Bunda Yati Rachmat.

Peran wanita di era digital
Para Srikandi Blogger 2013

Acara yang tidak mudah dilupakan dan digantikan. Sebuah acara yang diatur, dan dikelola oleh para ibu-ibu dengan segala kesibukan dan kegiatannya. Saya bangga menjadi bagian Kumpulan Emak-emak Blogger.
Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba menulis blog Acer Srikandi Blogger 2013.

Peran Wanita di Era Digital
Bunda Zia
Baca selengkapnya » 5 komentar

Jumat, 03 Mei 2013

Konglomerat Asia Penuh Semangat

Konglomerat Asia Penuh Semangat



Konglomerat Asia Penuh Semangat
Raja Gula Indonesia
Pilah-pilih artikel dari suatu blog yang penuh dengan tulisan bermakna bukanlah hal yang mudah. Hingga akhirnya saya putuskan untuk memilih sebuah review tentang Oei Tiong Ham: Konglomerat Pertama Asia Tenggara. Selain memang suka membaca cerita dan novel, saya juga bekerja menjadi pengusaha kecil-kecilan di rumah.

Membaca dan mengetahui bahwa pengusaha sukses di Indonesia adalah orang Cina membuat saya agak sedikit sakit hati. Kenapa orang Indonesia tidak bisa menjadi tuan di negara sendiri? Agak sedikit miris memang. Akan tetapi keuletan, kerja keras, dan kejujuran orang Cina dalam berniaga dan berusaha tidak bisa diragukan lagi. Bahkan Nabi Muhammad pun memerintahkan untuk belajar sampai ke negeri Cina. Mungkin, keberhasilan mereka dalam berniaga adalah salah satu makna diantara makna luas perintah Nabi Muhammad.

Hindia-Belanda, memang negara yang terkenal dengan hasil buminya. Hingga banyak negara Eropa yang ingin menguasai Hindia-Belanda untuk mendapat semua hasil bumi yang ada. Jauh sebelum merdeka, Indonesia telah diberi pelajaran tentang pengusaha tebu terhebat di Asia Tenggara yang ternyata mendirikan usahanya di Indonesia. Pengusaha tebu yang menjadi Konglomerat Asia Penuh Semangat ini, memanfaatkan tanah dan tenaga para petani tebu Indonesia yang hasil panennya diolah pabriknya dan didistribusikan hingga mancanegara.

Oei Tiong Ham mendapat keberhasilannya bukan dengan usaha yang sedikit dan manja. Namun kerasnya hidup dan didikan keluarga telah menjadi hal yang membentuk karakternya menjadi sosok Konglomerat Asia Penuh Semangat yang dikagumi banyak orang.

Konglomerat Asia Penuh Semangat

Pelajaran yang sangat berarti seharusnya, dan tentu saja patut dicontoh agar Indonesia bisa melahirkan konglomerat-konglomerat dan pengusaha-pengusaha yang mendunia. Indonesia kaya akan Sumber Daya Alam yang sangat beragam, dan memiliki Sumber Daya Manusia yang potensial. Namun ternyata banyak SDM yang justru disia-siakan.

Berharap dan bermimpi, perjalanan waktu yang dijalani oleh bangsa ini adalah kepompong yang sanggup mengubah Indonesia menjadi bangsa yang mandiri dan cerdas. Serta mampu untuk menghormati sesama dalam segala hal.


Konglomerat Asia Penuh Semangat
Bunda Zia
Baca selengkapnya » 3 komentar

Rabu, 13 Februari 2013

[BeraniCerita#1] Terindah

[BeraniCerita#1] Terindah


Aku heran, betapa inginnya ibu itu mengusirku dari tempat senyaman ini. Padahal, nona manis sang empunya tempat tak pernah keberatan jika ku beberapa bulan tinggal di tempatnya. Bahkan, agar ku pergi, si ibu sudah memberikan beberapa makanan ke nona manis, yang dibuangnya tanpa sepengetahuan si ibu.

Lagi, si ibu memarahi nona manis dan hampir memukulnya karena tidak juga mengusirku dari tempatnya. Ah, apa salahku?

Kehadiranku tiga bulan lalu di tempat nona manis memang tak terduga. Pada awalnya, nona manis sangat terpukul. Tapi kutahu, kini dia sangat menyayangiku. Namun, berbeda dengan si ibu. Dari awal, dia memang tidak menghendaki kehadiranku. Segala cara ditempuhnya, agar kupergi dari tempat sang Nona Manis.
Padahal ku sangat menyukai tempat ini, tempat yang nyaman dan hangat. Tempat terindah.


[BeraniCerita#1] Terindah


Enam bulan kemudian . . .

Akhirnya, ku keluar dari tempat Nona Manis, tepat waktu. Dan kini kulihat juga senyum terindah itu. Senyum itu untukku. Dipangkunya diriku dengan penuh kasih sayang. Karena dia memang sangat menyayangiku. Kupanggil dia dengan sebutan Ibu. Wanita yang telah mengizinkanku tinggal di dalam rahimnya. Tempat terindah untukku.


Flash Fiction ini disertakan dalam Giveaway BeraniCerita.com yang diselenggarakan oleh Mayya dan Miss Rochma
Baca selengkapnya » 11 komentar

Sabtu, 08 Desember 2012

Tak Harus Selalu Romantis

Tak Harus Selalu Romantis


Membaca artikel berjudul "Jawaban yang salah dalam menerima ungkapan cinta" membuat bibir ini senyum-senyum sendiri. Kejadian yang sama sering terjadi dalam kehidupan saya. Memang, memiliki seorang lelaki romantis adalah hal yang diidam-idamkan banyak wanita. Tapi lelaki tak harus selalu romantis, karena ketika kita sedang mengerjakan hal yang begitu menyenangkan, romantis bisa jadi hambar.

Lelaki yang romantis terkadang mencoba merayu pasangannya untuk melakukan apa yang diinginkannya dengan berbagai cara dan tak kenal lelah 'menurut pengalaman'. Dengan memuji-muji apa yang ada di perempuannya atau apa yang sedang dilakukannya. Ah, betapa bahagianya ketika gombalan-gombalan tersebut disambut dengan kata hangat dan senyum mesra sang perempuan. Dan betapa akan menjadi hal yang seru jika ternyata sang perempuan adalah tipe wanita cuek dan mencintai si lelaki dengan cara yang sangat berbeda 180 derajat. Nah loh !!


Dan bukankah manusia dijadikan berpasang-pasangan untuk dapat melengkapi satu dengan lainnya. So, okelah jika pria super romantis berjodoh dengan wanita cuek yang suka ngantuk kalo denger kata-kata gombal. Itu baru namanya pasangan sempurna. Tak harus selalu wanita romantis yang mendampingi pria romantis

Kalo udah cinta mau diapain lagi, dibilang gampang terpuaskan juga boleh. Tapi tetap setia.



"Maka dapat dilihat, bahwa ketika Abah menuliskan -I Luv U - di kolom yang paling atas, gue gak jawab dan baru nge balas sore harinya, dan itu pun menanyakan mau pulang jam berapa. Niat sebenernya sih pengen minta dibeliin makanan…hihihi…tapi ternyata, Abah masih ada kerjaan dan harus pulang malem. Dan keesokan harinya, Abah ujug ujug bilang I love u lagi, yang ‘terpaksa’ gue bales karena, pada saat itu gue butuh dibeliin pulsa…hihihi… Wanita oportunis kayak gue hanya sudi membalas ungkapan cinta dengan - I love u too - kalo lagi ada maunya aja. Biasanya sih kalo gak minta dibeliin pulsa, yah beli DVD aja lah…hihihi…"

Wajar donk kalo kita minta balasan dari apa yang kita lakukan. Terserah orang bilang apa, yang penting CINTA. Manusia yang emang selalu ada maunya, pasti dia melakukan apapun untuk mendapat apa yang diinginkannya, tergantung seberapa kuat keinginan tersebut.
Tak harus selalu romantis.
Tulisan ini diikutsertakan dalam Bibi Titi Teliti's Korean Giveaway
Baca selengkapnya » 3 komentar

Minggu, 18 November 2012

Nikmatnya kopi Indonesia

Nikmatnya kopi Indonesia


Danau Ranau 
Sebagai seorang traveler, dengan berbagai tempat yang saya idam-idamkan untuk dikunjungi dan teman-teman yang selalu setia bepergian bersama saya serta transportasi memadai untuk membawa kemana pun pergi merupakan suatu keinginan yang sudah hampir menjadi kebutuhan hidup. Bisa menembus berbagai tempat yang baru, membuka wawasan baru akan hal yang sama sekali luput dari perhatian dijadikan modal untuk terus mencari pengalaman yang lebih baru.

Mobil, bukan lagi barang yang hanya bisa dimiliki oleh para pengusaha kaya dengan rumah mewah super elit. Akan tetapi, karena kini mobil sudah hampir menjadi suatu kebutuhan yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Maka setiap orang berusaha memiliki mobil yang dapat membantu dalam pergerakan kehidupannya dan membuatnya nyaman dengan segala perjalanan yang dilaluinya. Mobil bahkan diharapkan bisa menjadi sahabat petualang yang kaya fungsi, sehingga dapat mengantar sampai tujuan.

Menginjakkan kaki di tanah Sumatera adalah hal yang sangat didambakan seorang traveler, terutama yang berasal dari tanah Jawa. Sumatera dengan berbagai keindahan memukau yang menyembunyikan berbagai tantangan di jalan dengan kehangatan penduduk yang dirasakan. Tanah Sumatera, tanah kaya akan kekayaan alam, penuh akan hasil pangan dan memiliki hasil perkebunan yang tiada duanya.

Suasana Danau Ranau yang merupakan danau terbesar kedua di Sumatera ditemani harumnya kopi panas di pagi hari telah menemani sahabat petualang terios 7-wonders. Menikmati alam Sumatera penuh misteri dan diikuti keingintahuan akan rahasi dibalik kopi luwak asli Indonesia yang harumnya telah sampai di luar negeri.


Melalui jalan kecil yang terjal, sungai yang kecil dan sedikit cahaya yang didapatkan. Tim terios tak sedikitpun ragu untuk terus maju. Ground Clearence yang dimiliki 7 Wonders benar-benar bisa diandalkan dalam suasana jalan yang seperti ini.

Mendatangi kebun kopi sama dengan memiliki kenikmatan kopi terharum yang ada. Menyaksikan sendiri pembuatan kopi Rabusta yang terkenal itu adalah suatu kekayaan intelektual yang tak bisa dibeli dengan rupiah. Sungguh kaya Indonesia.

Memiliki kendaraan yang dapat mengantar ke manapun berpetualang adalah suatu prioritas yang tak bisa di nomor duakan. Daihatsu 7-Wonders adalah pilihan yang harus dipertimbangkan, itulah kendaraan untuk sahabta petualang yang dapat saya tulisan di blog ini. Traveling menjadi lebih menyenangkan dan menantang.


Baca selengkapnya » 4 komentar

Kamis, 04 Oktober 2012

Harapanku untuk PLN Indonesia

Harapanku untuk PLN Indonesia

Jika mendengar tentang PLN siapapun pasti akan berpikiran tentang listrik. Listrik yang menerangi dan menghidupkan banyak orang di Indonesia. PLN yang merupakan satu-satunya BUMN yang bergerak di bidang energi listrik. Dan sudah sangat lama, bahkan ketika Belanda masih menjajah Indonesia listrik sudah menjadi hal yang penting  di Indonesia. Listrik yang dulu menjadi hal yang sangat mahal kami rasakan di kampung, kini menjadi harga yang berharga yang sudah ada di rumah-rumah. Bahkan meramaikan malam-malam kami dengan nyalanya televisi hampir di setiap rumah.

PLN yang sudah berevolusi dari listrik pasca bayar menjadi listrik pra bayar atau yang disebut Listrik Pintar menjadikan pelanggan PLN lebih pintar mengatur dan membayar listrik. Meski begitu, kejadian listrik padam tetap tak bisa terelakan, dari kota yang penuh akan pemakaian listrik hingga desa yang muatan listriknya kecil hal tersebut tetap terjadi. Jika listrik padam di siang hari mungkin tidak terlalu terasa akibatnya  bagi pelanggan, dikarenakan banyak yang sedang bekerja di luar rumah. Akan tetapi jika listrik padam di malam hari dan ternyata pelanggan memiliki anak yang masih sangat kecil akan menjadi hal yang merepotkan, meresahkan, dan menyebalkan. Hingga mereka diwajibkan memiliki lampu elektrik yang akan dijadikan alat penerangan saat lampu mati di malam hari.

Untuk permohonan pasang baru listrik saat ini merupakan hal mudah, hanya tinggal hubungi 123. Itu pada awalnya, akan tetapi diakhirnya selalu ada permintaan uang lebih untuk pembayaran jasa atau pembayaran lain yang kadang tak masuk akal. Harapanku dikemudian hari jika memasang listrik baru, tidak dihadapkan dengan pegawai PLN yang demikian.

Keluar rumah dan menghadap ke atas, kanan atas, dan kiri atas bagian rumah. Pasti kabel-kabel listrik yang tak beraturan menjadi pemandangan. Jadi teringat peristiwa kontrakan bapak yang akan memasang listrik baru, dan ternyata kabelnya harus melewati rumah seorang tetangga yang sudah bapak anggap sebagai orang tua sendiri. Dan hari H pemasangan listrik, sang tetangga marah-marah kepada saudara yang sudah diberi tanggungjawab untuk pemasangan tersebut karena ada kabel yang sedikit melewati rumahnya, nanti takut kebakaran, katanya.

Ada lagi teman yang baru datang dari Brunai Darussalam, main ke Jakarta dan bilang "Jakarta tetap seperti ini ya, jalanan macet, kotor, dan lihat kabel-kabel itu dipasang tidak beraturan. Sangat berbeda dengan Brunai yang rapi dan bersih." Serasa ada yang menusuk di hati mendengar kata-kata itu, tapi apalah dikata memang begitu kenyataannya.

Pemberitahuan setiap kali listrik akan dipadamkan, hilangkan pungli di badan PLN, dan rapikan kembali kabel-kabel itu atau mungkin dipendam saja di dalam tanah. Itu harapanku untuk PLN Indonesia tercinta. Agar tidak usah ada pelanggan yang memaki-maki dengan kata kasar saat ada suatu kesalahan yang PLN sendiri tidak tahu akan hal tersebut.

Selamat Hari Listrik Nasional, 27 Oktober 2012 


Baca selengkapnya » 4 komentar

Kamis, 06 September 2012

Harapanmu dan Keinginannya

Harapanmu dan Keinginannya

Lahir di tengah-tengah keluarga yang berkecukupan dan harmonis tanpa masalah adalah keinginan setiap orang. Memiliki kedua orang tua yang benar-benar berusaha agar anaknya mendapat jenjang pendidikan tertinggi dan memiliki penghasilan yang cukup serta keluarga yang bahagia adalah sebuah kebahagiaan tersendiri.


Di situlah aku dilahirkan, sebuah keluarga penuh disiplin dan rancangan kehidupan. Orangtuaku bekerja mati-matian hingga menjadi orang yang cukup disegani dalam keluarga besar kami agar aku dapat sekolah ke tingkat tertinggi, karena mereka tidak pernah mencicipi bangku sekolah. Mengajar di salah satu Sekolah Negeri sambil meneruskan usaha keluarga adalah keinginan orangtua untukku, agar aku bahagia di masa tua. Dan selalu dengan alasan, supaya kamu ada pegangan hidup ketika suami meninggalkanmu. Dan semuanya berjalan lurus tanpa hambatan seperti yang kami inginkan. Hingga akhirnya aku menikah.

Memiliki suami dengan latar pendidikan yang sama dan pekerjaan yang sama walau berbeda tempat adalah hal yang sudah cukup membahagiakan orangtuaku. Tinggal serumah dengan orangtua dan selalu menjadi andalan orangtuaku ketika membutuhkan seorang anak laki-laki, ya itulah suamiku lelaki dengan hobi sepak bola dan blogging. Dan suatu ketika suamiku mengundurkan diri dari sekolah tersebut dengan suatu alasan.

Suamiku mulai berkutat dengan internet dan bekerja di rumah. Desas desus suara tak enak mengenai pekerjaan suamipun mulai terdengar. Suamiku mulai gerah dan bertekad untuk pindah rumah dan memintaku untuk berhenti dari pekerjaanku karena dia sudah mulai memiliki pekerjaan lain.

Mendengar kami akan pindah, orangtua setuju dan mengizinkan. Tetapi ketika mendengar bahwa aku harus berhenti bekerja dan diam di rumah, orangtua marah dan mulai berbicara seakan aku ini anak tak tahu diuntung dan tak patuh pada kedua orangtua yang telah mendidikku. Aku pun mulai membicarakan hal tersebut dengan suamiku, dan tak seperti apa yang kuharapkan, dia berbalik marah dan bilang bahwa aku pembangkang serta anak manja. Aku bingung.

Orangtua mulai menunjukkan sikap tidak enak padaku dan suamiku. Begitu pula suamiku, mulai malas ketika harus berhadapan dengan orangtuaku. Dan di hari kami pindah rumah, aku hanya bisa pamit pada kedua orangtuaku, karena suami melarang berlama-lama di rumah.

Seminggu dari hari perpindahanku, semuanya kujalani berbeda, aku cukup tinggal di rumah, namun tak ada komunikasi dengan orangtua, aku pun mulai resah. Dan meminta izin suami untuk menemui orangtuaku. Alhamdulillah, suami mengizinkan.

Kutemui orangtuaku, meminta maaf. Dan benar, orangtuaku mulai membahas tentang pekerjaanku. Namun, dengan nada dan pembicaraan yang lebih lembut dari sebelumnya. "Pak, bukankah bapak bilang di hari pernikahanku bahwa aku harus taat suamiku" ucapku. Dan bapak hanya terdiam seolah tidak terjadi apa-apa. Dalam hati selalu terucap doa untuk bapak "semoga kepatuhanku pada suamiku menjadi jalan yang mempermudahmu mencapai syurga" segala hormatku untukmu Pak.

Baca selengkapnya » 3 komentar

Sabtu, 25 Agustus 2012

3 TAHUN BEBLOG, SEMANGAT KEBERSAMAAN DALAM HARMONI PERUBAHAN

"3 TAHUN BEBLOG, SEMANGAT KEBERSAMAAN DALAM HARMONI PERUBAHAN”

Kebersamaan dan kekompakan adalah pangkal kesuksesan, demikian ungkapan salah satu Kata bijak dan kata mutiara Arab. Sebagai contoh adalah sapu lidi yang tidak akan berfungsi jika kumpulan dari batangan sapu itu tidak bekerja bersama-sama. Begitu juga dengan komunitas Blogger Bekasi BeBlog yang telah mengabdi kepada kota bekasi kurang lebih 3 tahunan. Sebuah komunitas Blogger yang telah berdiri 3 tahun lampau, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 2009 ini telah berperan menjadikan budaya “blog” sebagai salah satu media alternatif untuk menyampaikan informasi melalui Blog dan jurnalisme warga (citizen journalism), agar bisa berperan aktif dan ikut serta untuk memajukan Kota Bekasi ke arah yang lebih baik.

Tidak bisa dipungkiri, setiap media yang dijalankan memiliki peran ideologis yang ditunjukkan dengan kemampuan untuk menjadi pembentuk agenda masyarakat. Ini juga berlaku dengan Blog sebagai media jurnalisme warga untuk membangun daerah serta memupuk kebersamaan masyarakat dalam harmoni perubahan menuju yang lebih baik.

 Teori ini sesuai dengan teori agenda setting media ( McQuail dan Windhal, 1984; Liftlejhon, 1996; Severein dan Tankard, 1997 ). Dalam era reformasi peran ideologis untuk menentukan agenda publik ini menjadi amat terasa keampuhannya. Dengan kemampuannya sebagai gate keepers, Blogger Bekasi bisa menciptakan agenda media ( media agenda ) dan pada gilirannya nanti akan mempengaruhi agenda publik (publik agenda) dan pada gilirannya nanti akan mempengaruhi agenda kebijakan ( policy agenda ).

  
"3 TAHUN BEBLOG, SEMANGAT KE`BERSAMAAN DALAM HARMONI PERUBAHAN”  BeBlog Blogger Bekasi mendorong kualitas pelayanan publik di kota bekasi dan sekitarnya melalui media sosial dan Blog. Dan ternyata "Ketika media "mainstream" (utama) dinilai kurang mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, maka Komunitas BeBlog Blogger Bekasi hadir untuk itu melalui media sosial dan Blog  Mensosialisasikan pengetahuan blog bagi penduduk Kota Bekasi dan sekitarnya
Memperkenalkan keunikan dan potensi (wisata, kuliner, budaya, dan sebagainya) Kota Bekasi kepada masyarakat diluar Kota Bekasi melalui blog agar tertarik dan mau berkunjung ke Kota Bekasi
Menggunakan blog sebagai sarana untuk menumbuhkan semangat berbagi di kalangan masyarakat (citizen journalism) Kota Bekasi dan sekitarnya.
 

Menjadikan blog sebagai media penghubung antara penduduk dan Pemerintah Kota Bekasi dan sekitarnya untuk membangun tali silaturahim serta membantu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Melalui komunitas blogger Kota Bekasi ini, diharapkan akan tercipta sinergi antara penduduk (masyarakat) sebagai blogger dengan Pemerintah Kota Bekasi sebagai pengelola Kota Bekasi.

Selain itu, peran para blogger yang nantinya akan bergabung untuk membentuk sebuah komunitas blogger terbesar di Kota Bekasi ini, bisa menjadi sebuah langkah awal dan alternatif media untuk menampung saran dan masukan positif terkait dengan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Corporate Gorvernment/GCG), yang pada akhirnya bisa ikut berperan serta dalam membangun dan memajukan Kota Bekasi.



Media sosial dengan mengandalkan jurnalisme warga kini semakin berkembang dalam mengisi lemahnya peran dan kerja jurnalistik yang mengusung konten (isi) tertentu yang harusnya ada pada media "mainstream".
Di sisi lain, lanjut dia, perkembangan teknologi informasi telah mendorong orang-perorangan sangat mudah menyampaikan informasi melalui media sosial seperti blog, facebook, twitter dan sebagainya.

Adapun media sosial tersebut kemudian juga menjadi alat untuk mengkritisi pelayanan publik ataupun menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan publik, dan menurut Mulyadi, di tengah aptisme masyarakat terhadap media untuk mengangkat suatu isu atau permasalahan di lapangan, sedikit terobati dengan kehadiran media sosial. Sementara media "mainstream" juga berusaha membenahi kekurangannya dengan menghadirkan media "online" selain media cetak atau televisi yang sudah ada misalnya Kompasiana yang dikelola Media Kompas, Blog Viva News, Blog Detik dan sebagainya.

Kendati media sosial sudah dapat menjadi media alternatif bagi masyarakat, lanjut dosen Komunikasi Unhas ini, namun masih memiliki sejumlah kelemahan. Sebagai perbandingan, dari segi pengawasan atau kontrol itu terletak pada pengawasan dan filter personalitas yang menulis di media sosial. Sementara pada media "mainstream" itu dikenal adanya penanggung jawab redaksi, mulai dari pihak redaktur, pimpinan redaksi hingga pemilik media.


Blog, media sosial yang memang lebih istimewa dari media sosial lainnya, yang berisi informasi yang sering di update dan kronologis yang dikontrol dan dikelola oleh blogger itu sendiri. Dan komunitas Beblog Blogger Bekasi telah menunjukkan bahwa dengan Blog, bisa memajukan kota Bekasi dari segala sisi keunikan dan potensinya. 

Tema yang diangkat dalam 3 Tahun BeBlog ini, SEMANGAT KE`BERSAMAAN DALAM HARMONI PERUBAHAN

Baca selengkapnya » 0 komentar

Kamis, 09 Agustus 2012

Happy Birthday MARU BUNNY TOWN

Happy Birthday MARU BUNNY TOWN | Aku Tidak Suka Kucing 

Entah, aku sudah lupa bagaimana awalnya, namun hingga sekarang aku tetap tidak begitu suka dengan kucing. Makhluk dengan bulu yang sering terbang kemana-mana, dengan ekor panjang yang terkadang ada kotoran menempel di ujungnya. Aku tidak suka kucing, bukan berarti aku benci kucing.




Itulah bentuk dan keadaan kucing yang ada dalam pikiran dan penglihatanku. Memang, sesekali kumelihat tampilan kucing yang indah, menawan, dan terawat. Tapi itu hanya tampilan yang ada di televisi semata. Dan yang ada di hadapanku saat ini adalah kucing tak terurus yang hidup dengan memakan makanan dari tempat sampah, kucing kurus tanpa perawatan apalagi kasih sayang.

Aku tidak suka kucing. Karena kucing yang kulihat begitu menjijikan dengan anak-anaknya yang kecil dan dilahirkan di sembarang tempat, kucing yang tak pernah tahu artinya rumah tempat berlindung atau seseorang yang bisa mengelus lembut bulunya dengan kasih sayang.

Kucing bagiku adalah hewan yang tidak memiliki imunitas tubuh, bahkan dia sering menularkan penyakit  pada selainnya. Pencuri makanan dari rumah dengan pintu terbuka.

Dan setelah ku melihat Maru Bunny Town, aku tahu ternyata ada yang menyayangi dan mengasihi kucing-kucing itu. Akan tetapi satu Maru Bunny Town tak akan cukup untuk semua kucing yang kulihat ini. Semoga di Ulang Tahun yang Kedua, akan muncul puluhan bahkan ratusan Maru Bunny Town yang benar-benar menyayangi binatang. Agar kucing-kucing ini tidak menjadi sampah pada akhirnya.







Baca selengkapnya » 2 komentar

Catatan Cinta Bunda Zia