Rabu, 06 Maret 2013

cinta yang tak sampai

cinta yang tak sampai


Lebay bener judulnya. Ah biarlah, tapi memang benar kok. Sudah kuperjuangkan dengan usaha maksimal, dan kupersiapkan dari jauh-jauh hari. Tapi ternyata cinta yang tak sampai. Sebenarnya ini kejadian sudah agak lama kok. Perjuangan menghadiri ulangtahun Kumpulan Emak-emak Blogger yang pertama. Yang mana anggotanya emak-emak semua ^_^ dan keren-keren semua. Aku juga termasuk yang keren lhoooo (ngarep).

Sudah mengantongi izin dari suami bukan berarti kita bisa dengan pasti menghadiri suatu acara, dan walaupun sang suami sudah berkorban agar kita bisa benar-benar hadir dengan selamat dan sehat wal afiat. Begitulah kondisiku saat itu. Acara yang kuidam-idamkan bisa hadir, dan tentu saja sudah kujadwalkan di kalender di rumahku ternyata belum diizinkan Yang Maha Segala.

Cinta yang Tak Sampai
kupersiapkan untuk ulangtahun KEB
Berangkat dari rumah sekitar pukul sepuluh, aku diantar suamiku dengan mengendarai motor kesayangannya kami pun pergi menuju Inul Vizta, Plaza Semanggi. Lumayan panas siang itu kurasa. Kunikmati saja perjalananku dengan keyakinan bahwa suamiku tahu dimana tempat yang kumaksud. Kuperhatikan jalan, dan sedikit bertanya "Ayah tau kan jalannya" Yang ditanya kok diam saja. Kuanggap itu sebagai pernyataan 'ya'.

Semakin terik mentari, kulirik jam di hp "sudah jam 12 kurang seperempat, wah acara sebentar lagi mulai nih" pikirku. Dan mulai kuperhatikan jalan, kok semua orang di Jakarta pake kaos orange ya????. Ah. mungkin banyak yang mau nonton bola kali . . . . Otakku mulai tidak beresss.

Semakin kuperhatikan jalan di Jakarta ini, rasanya kok familiar gitu ya....
Dan terus kuperhatikan . . .
Walahhh, tadi kan dah lewat sini, dan orang yang kaos orange itu kan yang tadi kulewati. Apa Ayah lagi ngelamun ya???

Bertanya sedikit lagi "Yah, bukannya kita udah lewat sini ya tadi ???"
"Iya, ini dah yang ketiga" jawabnya santai.
Kutahu, otakku waras. Dan Ayah dengan santainya bisa jawab begitu. Oh, memang lelaki yang cuek...

Dan setelah kuhitung-hitung, ternyata kami sudah keliling Gelora Bung Karno sebanyak lima kali. Bayangkan, lima kali saudara-saudara. Dengan sepeda motor di bawah terik mentari yang benar-benar membuatku kepanasan dan kehausan.
Sudah jam satu lebih, kukabari saja salah satu Makmin bahwa aku tak bisa hadir. Dengan sebab yang tak kusebutkan. hehehe   malu. Dan inilah cinta yang tak sampai.

Cinta yang Tak Sampai
Narsis dulu ^_^

Cinta yang Tak Sampai
baru sampai Monas
Dari pada keliling Jakarta cuma dapet capek doang, akhirnya aku dan Ayah Zia ngacir ke Monas. Numpang sholat, makan, ke kamar mandi, dan foto-foto ^_^.
Dari pada cuma dapet panas doank, kami pun membeli dua kaos Monas. Yang satu buat Zia Kecil dan satunya buat Engkong Zia yang doyan sama sepeda onthel.
Dapet oleh-oleh deh...
Cinta yang Tak Sampai
Jakarta dengan pemandangan basahnya

Tak lama mejeng di Monas, hujan mulai mengguyur ibu kota. Dan kami pun berteduh di halte sambil minum kopi dan liat pemandangan. Lalu pulang ke rumah walau dengan rasa penasaran yang mengganjal di hati. Pengen ikut kopdar dan ga pernah kesampaian.

Cinta yang Tak Sampai
Zia dengan Baju Ondel-Ondel

Cinta yang tak sampai
Bunda Zia
Baca selengkapnya »

4 komentar:

Niken Kusumowardhani mengatakan... 6 Maret 2013 21.41

Malu bertanya kesasar di jalan ya mbak.. hehehe...
Lumayan ada sedikit pengalih kecewa ya,,,

Andy Sudarmanto mengatakan... 7 Maret 2013 12.54

buset dah, sampai 5 kali muterin GBK, sekali lagi dapat piring sama gelas tuh mba, hehehe
aturan nanya2 atau kagak liat Google Maps, biar tidak terjadi hal seperti ini :)

Bibi Titi Teliti mengatakan... 8 Maret 2013 12.40

Whoaaaaa...
kok bisa nyasar gitu siiih...
*ngomong sama kaca*
*sendirinya sering nyasar*...hihihi...

Mudah2an lain kali kesampaian buat kopdar bareng emak emak yaaaaah :)

myra anastasia mengatakan... 8 Maret 2013 17.52

sp 5x di muter di GBK, mbak? Pdhl jarak plaza semanggi - GBK tinggal ngesot. Hehe.

Posting Komentar

Catatan Cinta Bunda Zia